Kegiatan Monitoring Program Penurunan Stunting di Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah kabupaten Jember.
Jember, 9 Oktober 2025 — Dalam rangka mendukung upaya penurunan stunting di Kabupaten Jember, Tim Monitoring dan Evaluasi Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan evaluasi pelaksanaan program konvergensi penurunan stunting di Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, pada hari Kamis, 9 Oktober 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Jatisari ini dihadiri oleh Kepala Desa Jatisari Haris Tursina, S.Pd, M.Pd, bersama Ketua TP PKK Desa Jatisari, Ketua RDS, Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa, Camat Jenggawah Bapak Soetjahyo,S.P, M.M, Koordinator Pendamping Kecamatan Jenggawah Yuda Setiawan, S.Pd serta Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Jember Dapit Yusra Kusuma, S.Sos., M.M.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Bappeda Jember melakukan monitoring terkait pelaksanaan program penurunan stunting, termasuk pelaksanaan pemberian makanan tambahan dan peningkatan kapasitas masyarakat desa.
Dalam arahanya, Dapit Yusra Kusuma menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa program konvergensi yang berjalan tumpang tindih akibat belum selarasnya sosialisasi program dari tingkat kabupaten ke desa secara maksimal. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, terlebih pada bulan Juli desa sudah mulai menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) untuk tahun berikutnya, dan seyogyanya pada bulan November Tahun berjalan RKP Sudah selesai disahkan sesuai dengan Permendesa Nomor 21 Tahun 2020.
> “Sinkronisasi antara program kabupaten dan desa menjadi kunci agar pelaksanaan program konvergensi penurunan stunting lebih efektif dan tidak terjadi tumpang tindih,” ujar Dapit.
Sementara itu, Camat Jenggawah Soetjahyo, S.P, M.M dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan perhatian dari Bappeda Kabupaten Jember. Ia berharap kegiatan monitoring ini dapat memperkuat sinergi antar unsur pemerintahan desa, pendamping, dan masyarakat dalam upaya menekan angka stunting di wilayah kecamatan Jenggawah serta di kabupaten jember secara umum.
> “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh program penurunan stunting di desa dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan,” ungkapnya.
Kegiatan berjalan lancar dan ditutup dengan sesi diskusi serta penyusunan langkah tindak lanjut bersama perangkat desa dan kader desa untuk mempercepat penurunan stunting di Desa Jatisari.
Desa Jatisari kecamatan jenggawah mendapatkan apresiasi dari Bappeda Kab jenber karena proses konvergensi terkait oenurunan stunting ini sangat maksimal. Hal ini dibuktikan secara data sejak tahun 2020, Desa ini angka stuntingnya masih puluhan bahkan hampir seratus dan tahun ini tersisa 14 Anak terindikasi Stunting.
Kepala Desa Jatisari, Haris Tursina, S.Pd, M.Pd meyampaikan bahwa hal ini memang membutuhkan perjuangan panjang dan masih terus berjuang menuju Jember Kabupaten zero stunting.
> Peran aktif masyarakat, Perangkat Desa, RDS, KPM dan Kader Posyandu dibawah binaan Teman teman Pendamping Desa dirasakan sangat membantu ketika terjadi kendala kendala dikapangan, imbuhnya.
_______________
Penulis : YudaS
Tes
BalasHapus